Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang Baru Pendidikan Tinggi Swasta

Home / Kopi TIMES / Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang Baru Pendidikan Tinggi Swasta
Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang Baru Pendidikan Tinggi Swasta M Adhi Prasnowo

TIMESMADIUN, SIDOARJOPendidikan Tinggi Swasta adalah salah satu sektor yang terkena dampak langsung pandemi global Covid-19. Kampus yang dulunya tempat berkumpulnya para peneliti, ilmuwan dan mahasiswa untuk berdiskusi dan mengkaji itu, tiba-tiba sunyi senyap berganti dengan kampus virtual.

Mulai dari proses belajar mengajar, penelitian sampai rapat atau pertemuan akademik. Semua serba virtual. Pola dan budaya baru seperti ini ada untungnya. Dan ada ruginya juga.

Sisi positifnya. Masifnya pelaksanaan kegiatan pertemuan-pertemuan virtual atauy webinar yang sifatnya terfokus dengan peserta dalam jumlah besar dapat jadi alat daya tarik atau promosi pendidikan tinggi swasta dalam menjaring mahasiswa baru.

Tidak dapat dipungkiri, ruh berjalannya pendidikan tinggi swasta adalah dari jumlah mahasiswa dan mahasiswa baru yang akan diterima. Semakin besar mahasiswa semakin sehat juga sebuah perguruan tinggi swasta.

Di sisi lain, perubahan dari budaya fisik menjadi virtual membuat banyak pendidikan tinggi swasta juga kelabakan. Terutama dari sisi finansial.

Ribuan pendidikan tinggi swasta kesulitan membayar gaji dosen, mahasiswa yang menolak membayar biaya pendidikannya, sampai minimnya pendaftar saat pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru.

Kondisi seperti ini jangan dianggap sebagai kelemahan. Tatanan normal baru justru harus jadi peluang baru pendidikan tinggi swasta untuk menatap masa depan yang baru juga.

Dalam hal finansial misalnya, pendidikan tinggi swasta harus mulai mengubah pola pikir lama bahwa aspek finansial banyak bergantung dari jumlah mahasiswa yang dimiliki.

Sudah saatnya perguruan tinggi swasta mengubah dirinya menjadi Pendidikan Tinggi yang berbasis industri. Artinya, sebuah pendidikan tinggi swasta harus berfikir bahwa proses pendikan mengajar yang ada adalah sebuah proses produksi yang mentransformasi material menjadi produk dengan tetap tidak meninggalkan Tridharma Perguruan Tinggi.

Realitas yang ada, generasi milenial atau mahasiswa hari ini cenderung lebih kreatif dan inovatif. Sebagian mahasiswa pernah atau memiliki kegiatan usaha dengan tingkat paling kecil. Misalnya berjualan online barang-barang harian. Dan masih banyak kreativitas dan inovasi mahasiswa lain yang bukan sekadar jual beli online saja.

Potensi tersebut harusnya ditangkap oleh pendidikan tinggi swasta. Dengan stratetgi yang fokus, bisa dipetakan apa saja inovasi dan kreativitas mahasiswa yang ada dan secara fokus kemudian dibina serta difasilitasi. Atau bahkan dibangunkan sebuah konsep marketplace yang unik sehingga pendidikan tinggi juga memiliki ikon dan image yang produktif.

Lembaga Inkubator Bisnis yang di pendidikan  tinggi swasta bisa dimanfaatkan dan selanjutnya dimaksimalkan perannya dalam mengawal usaha rintisan yang dilakukan oleh seluruh organ yang ada.

Ketika proses itu dapat berjalan, adalah sebuah keyakinan besar bahwa pendidikan  tinggi swasta akan tumbuh sehat dan juga semakin mudah berkembang menjadi institusi pendidikan yang dihargai.

Bagi Pendidikan Tinggi Swasta, peluang tatanan normal baru harusnya bukan lagi ditandai dengan menjamurnya kegiatan seminar virtual dan webinar. Namun menjamurnya unit-unit kreativitas, inovasi dan bisnis baru. (*)

 

***

*) Penulis: M Adhi Prasnowo, ST., MT., IPM., ASEAN Eng, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Risbang dan Inovasi Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id


_______
**)
 Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com