DPRD Surabaya Apresiasi Kolaborasi Risma dengan BIN

Home / Berita / DPRD Surabaya Apresiasi Kolaborasi Risma dengan BIN
DPRD Surabaya Apresiasi Kolaborasi Risma dengan BIN Baktiono, Ketua Komisi C DPRD Surabaya saat mengikuti rapid dan swab test massal pada Sabtu (6/6/2020). (Courtesy of DPRD Surabaya)
Fokus Berita

TIMESMADIUN, SURABAYADPRD Kota Surabaya mengapresiasi langkah Wali Kota Tri Rismaharini yang berkolaborasi dengan Badan Intelejen Negara (BIN) dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan. Kolaborasi Risma dengan BIN antara lain dengan terus menggelar uji cepat (rapid test) dan uji usap (swab) berbasis PCR secara masal dan gratis dalam 9 hari terakhir.

”Ini sebuah aksi kolaborasi, langkah gotong royong, yang layak diapresiasi. Perluasan tes, baik rapid test dan PCR, adalah kunci penanganan Covid-19. Dan setahu saya, hanya Kota Surabaya yang sangat masif melakukannya,” ujar Baktiono, Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Sabtu (6/6/2020) saat meninjau pelaksanaan rapid dan PCR test masal di halaman parkir Wisata Religi Sunan Ampel, Kecamatan Semampir.

mengikuti-rapid-dan-swab-test-massal-2.jpg

Dari tes tersebut, lanjut Baktiono, bisa dipetakan warga terindikasi dan positif Covid-19. Kemudian dilakukan penelusuran (tracing) kontak jika ada warga peserta tes yang reaktif dan dinyatakan positif.

”Mitigasi secara lebih dini ini sangat penting untuk mencegah penularan lebih lanjut. Dari tes masal semacam ini, selain tracing kontak, treatment bisa lebih cepat dilakukan. Ini sangat penting,” papar politisi PDI Perjuangan ini.

Baktiono juga mengucapkan terima kasih kepada BIN, TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat yang bahu-membahu menyukseskan rapid dan PCR test masal di Surabaya dalam sepekan terakhir.

Di halaman parkir kawasan wisata religi Sunan Ampel sendiri pada hari ini dilakukan rapid test kepada 429 orang, yang kemudian terdapat 63 orang (14,7 persen) dinyatakan reaktif. Lalu terhadap 63 orang tersebut langsung dilakukan uji usap alias swab tenggorokan.

Selain itu, hari ini juga digelar tes masal di kantor Kecamatan Kenjeran. Sebanyak 302 orang mengikuti, dan 76 di antaranya reaktif, serta langsung dilakukan swab test.

”Sejak Maret, puluhan ribu rapid test secara gratis dilakukan Pemkot Surabaya. Ini sebuah langkah berani dan tepat untuk memetakan penyebaran dan sekaligus mencegah penularan,” ujar Baktiono.

Baktiono menambahkan, tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Surabaya juga terus membaik. Saat ini, sudah 742 warga dinyatakan sembuh atau sekitar 25,7 persen dari total pasien positif.

”Tingkat kesembuhan di Surabaya sudah lebih baik dibanding rata-rata seluruh kabupaten/kota se-Jatim. Tren ini perlu terus ditingkatkan, sembari tentu kita cegah penambahan pasien positif dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata Baktiono anggota DPRD Surabaya mengapresiasi langkah kolaboratif Risma dan BIN dalam memutus mata rantai Covid-19. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com