Tiga Pasien Positif Covid-19 di Ngawi Sembuh, Dipulangkan Jelang Lebaran

Home / Berita / Tiga Pasien Positif Covid-19 di Ngawi Sembuh, Dipulangkan Jelang Lebaran
Tiga Pasien Positif Covid-19 di Ngawi Sembuh, Dipulangkan Jelang Lebaran Salah seorang pasien positif Covid-19 dijemput keluarga setelah dinyatakan sembuh. (Foto : Ardian Febri TH /TIMESIndonesia)
Fokus Berita

TIMESMADIUN, NGAWI – Tiga pasien positif Covid-19 di Ngawi, Jawa Timur dinyatakan sembuh. Mereka dipulangkan dari rumah sakit dan bisa berlebaran di rumah. Namun, selama 14 hari sejak kepulangan mereka diharuskan menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Kondisinya OTG (orang tanpa gejala). Karena hasil tes swabnya negatif jadi boleh pulang," ujar  Agus Priyambodo Dirut RSUD dr Soeroto Ngawi, Sabtu (23/4/2020).

Agus mengungkapkan tiga orang tersebut merupakan pasien  dari klaster Temboro. Dua pasien lainnya dari klaster tersebut masih menjalani isolasi di rumah sakit karena hasil swabnya masih positif.

Diketahui, ada 12 pasien positif Covid-19 di Ngawi. Dari jumlah itu 4 di antaranya sudah sembuh. Selebihnya masih dirawat di rumah sakit dan semuanya dalam kondisi baik.

Tiga orang dari klaster Temboro yang dinyatakan sembuh adalah Eni Fitriah (40) asal Desa Babadan, Kecamatan Paron, Putra Mohammad Ilyas (18) dari Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren dan Sofiatul Laila (9) asal Desa Sumberejo, Kecamatan Sine. Ketiganya menjalani isolasi di rumah sakit pada 9 Mei 2020.

setelah hasil tes swab dinyatakan positif.  kesehatan selama 16 hari  pasca hasil swab terconfim positif.  

Noor Syaifudin orang tua dari Putra Mohammad Ilyas bersyukur atas kesembuhan anaknya. Kepulangan buah hatinya menjadi berkah dan kebahagiaan bagi keluarganya di bulan Ramadhan.

"Alhamdulillah putra saya bisa pulang ke rumah dengan status sehat. Saya ucapkan terima kasih kepada tenaga medis yang telah mengawasi dan merawat anak saya,” ungkap Noor Syaifudin.

Dia berharap tidak ada lagi stigma negatif dari warga masyarakat di lingkungannya terkait penyakit yang diderita anaknya. Mengingat sejak anaknya dinyatakan positif Covid-19, aktivitas keluarganya mulai terganggu. Bahkan pendapatannya sebagai penjual tas di salah satu pasar di Walikukun juga menurun drastis.

"Saya berharap warga tidak mengucilkan kami. Karena kami sendiri juga tidak berharap menjadi salah satu pasien corona virus,” kata Noor Syaifudin.

Raut bahagia tiga pasien positif Covid-19 asal Ngawi jelas terlihat saat mereka keluar dari ruang isolasi. Mereka menerima karangan bunga dan tali asih dari pihak rumah sakit. Tenaga medis juga memberikan aplaus atas tekad mereka untuk sembuh. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com